Perbedaan Sampah Organic dan Anorganic

Manfaat menanam pohon di halaman rumah
Manfaat Menanam Pohon di Halaman Rumah
Desember 18, 2015
Manfaat Menjaga Kebersihan lingkungan
Manfaat Menjaga Kebersihan Lingkungan
Desember 18, 2015

Perbedaan Sampah Organic dan Anorganic

Perbedaan sampah organic dan anorganic

Perbedaan sampah organic dan anorganic

Loaxgogreen.com akan memberikan sedikit perbedaan antara sampah organic dan anorganic, simak ya ulasannya dibawah ini.

Sampah merupakan sisa atau barang tak terpakai (buangan) ataupun yang masih dipakai lagi oleh pemiliknya. Dan sampah secara umum dibagi menjadi 2 yaitu sampah organik & sampah anorganik. Sampah sendiri juga dapat bermanfaat namun juga ada dampak buruk untuk lingkungan.

Dan berikut ini ulasan dari sampah Organik dan Anorganik beserta dengan contohnya :

  • Sampah Organik
    Merupakan limbah yang berasal dari sisa makhluk hidup atau alam seperti manusia, hewan dan tumbuhan yang mengalami pemlapukan atau pembusukan. Sampah organik termasuk sampah yang ramah lingkungan karena dapat diurai oleh bakteri dengan alami dan berlangsung dengan cepat.

    Beberapa contoh dari sampah organik adalah kayu, daun, kulit telur, bangkai tumbuhan, bangkai hewan, kotoran manusia dan hewan, sisa manusia, sisa makanan, dan lain-lain yang berasal dari alam.

  • Sampah Anorganik
    Merupakan limbah yang berasal dari manusia yang sulit diurai oleh bakteri sehingga memerlukan waktu yang lama bahkan hingga ratusan tahun untuk dapat menguraikannya. Sampah anorganik biasanya berasal dari limbah perindustrian.

    Beberapa contoh dari sampah anorganik adalah botol minuman mineral, besi, kaca atau beling, plastik, kain atau baju, ban bekas, pulpen, kaleng, jam tangan dan lain-lain yang berasal dari limbah pabrik atau industri.

Itulah pengertian dari sampah organik dan anorganik, mari kita jaga lingkungan kita dari sampah anorganik karena itu sangat merugikan alam. Semoga artikel ini bermanfaat.

(Visited 26 times, 1 visits today)
Baca Juga :  Manfaat Bergabung Di Forum Dan Komunitas Pertanian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *